Pendiri Bank Islam Dunia Pertama Wafat di Usia 97 Tahun
ABU DHABI, KOMPAS.com - Haji Saeed bin Ahmed Al Lootah, pendiri Bank Islam pertama di dunia telah meninggal dunia pada Minggu (28/6/2020) kemarin. Dilansir Khaleej Times, Yang Mulia Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab mengungkapkan kedukaannya melalui akun Twitter dan menunjukkan rasa hormat terhadap mendiang Saeed bin Ahmed Al Lootah. Sembari mengonfirmasi berita duka cita itu, Syekh Mohammed mengatakan, "Dia seorang pedagang yang memulai usahanya dari nol. Dia menyentuh banyak aspek dalam perekonomian Dubai." Baca juga: Siap-siap, Dubai Sambut Kembali Turis Asing pada Juli 2020 Dia juga menyebut Haji Saeed sebagai sosok yang bijak dan cerdas, "Semoga Allah merahmati jiwanya dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan." Ada pun Putra Mahkota Dubai, Syekh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum juga turut menyampaikan belasungkawa. Baca juga: Dampak Covid-19, Pengembang Dubai Pangkas Setengah Gaji Karyawan "Almarhum telah mengombinasikan kepemimpinan ekonomi dengan kegiatan amal. Beliau telah meluncurkan lembaga-lembaga pendidikan sosial yang mendukung banyak rumah yatim. Dia akan terus dikenang, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan memberikan kesabaran bagi keluarganya." Haji Saeed lahir pada 1923, merupakan tokoh penting dalam pembentukan Bank Islam Dubai pada 1975 yang menyediakan layanan syariah kepada masyarakat sebagai alternatif dari bank konvensional. Dia telah mendirikan beberapa perusahaan, organisasi dan kelompok masyarakat termasuk Kooperasi Konsumen Dubai. Baca juga: KJRI Dubai Kirim Paket Bantuan Logistik untuk WNI di Tengah Pandemi Corona Dia juga mendirikan Sekolah Pendidikan Islam pada 1983 dan Akademi Medis Dubai untuk perempuan pada 1986. Pada 1992, Haji Saeed mendirikan Akademi Farmasi pertama di Dubai. Dia kemudian menerbitkan Dubai Center untuk Penelitian Lingkungan dan Spesialisasi Medis.
